Tips Menggunakan Kaos yang Kece untuk Pria

Dalam dunia fashion pria, kaos jadi salah satu item yang sayang untuk dilewatkan untuk membentuk gaya yang simpel namun keren. Meski keberadaannya sering dipandang sebelah mata, hingga saat ini kaos masih menjadi kunci pria tampil tampan karena sangat fleksibel untuk gaya casual atau semi formal. Namun meski begitu, pria harus mengetahui trik memakai kaos untuk memaksimalkan gayanya.

Saat seorang pria ditanyai tentang pakaian favoritnya, kebanyakan akan menjawab kaos atau t-shirt. Jika dibandingkan dengan jenis pakaian lainnya, kaos dianggap simpel dan tidak mengharuskan pria untuk berpikir keras untuk memilih mana yang cocok agar terlihat lebih tampan. Selain itu, kemeja polos pria juga cenderung lebih nyaman dipakai dan lebih baik dalam menyerap keringat.

Kaos tidak pernah absen dari list item gaya pakaian pria keren karena mudah dipadukan dengan aksesoris dan jenis pakaian lainnya.

Mulai berpikir untuk lebih sering memakai kaos? Jika iya, ada baiknya perhatikan 4 trik ini agar kamu bisa tampil keren dengan kaos oblong.

Pastikan ukuran baju pas dengan badan

Banyak wanita menyukai pria yang memakai kemeja pas. Pasalnya, wanita bisa melihat bentuk tubuh pria yang cenderung menonjol di area bahu dan dada lalu turun ke bawah.

Ukuran kaos yang pas bisa menampakkan keunggulan tubuh pria tanpa terlihat terlalu ketat. Jika ukuran kaos terlalu besar akan menyulitkan wanita untuk melihat bentuk tubuh pria dari luar, dan ini akan menghilangkan unsur gaya busana pria yang keren.

Di pundak, ukuran kaos harus pas dengan ujung pundak. Sedangkan untuk bagian lengan sebaiknya sesuaikan dengan ukuran lengan agar tidak terlalu kendor dan tidak terlalu kencang.

Panjang baju juga harus diperhatikan. Pada bagian kerah, pastikan kemeja menutupi sampai ke leher, dan untuk bagian bawah, pastikan kemeja menutupi pinggang dan perut dengan sempurna.

Pemilihan warna harus tepat

Warna kaos merupakan faktor penting untuk mempertahankan gaya yang sederhana namun tetap keren. Paling tidak, pria harus memiliki kemeja putih, hitam, abu-abu, dan biru tua.

Kaos berwarna putih berfungsi untuk mencocokkan tone pakaian dengan warna kulit. Sedangkan warna hitam, abu-abu dan navy berguna untuk menciptakan gaya yang variatif dan serba guna dalam keseharian pria agar terlihat lebih tampan.

Pilih bahan yang tepat

Kualitas bahan tidak ada hubungannya dengan berat baju. Faktanya, semakin ringan sebuah kemeja, semakin mahal harganya. Kaos yang berbahan 100 persen katun adalah pilihan yang paling tepat. Terutama bahan katun mesir atau pima yang berkualitas baik, tahan lama, ringan, dan nyaman dipakai.

Blended cotton menjadi pilihan yang tepat, misalnya cotton mixed elastane dapat menjaga ukuran atasan kaos agar tidak melar. Selain itu bahan cotton-polyester juga bisa menjadi pilihan karena lebih murah dan mudah dalam hal perawatan.

Cara memakai kemeja yang benar

Hal pertama yang harus diperhatikan saat mengenakan kemeja berkerah yang dipadukan dengan jaket adalah bentuk kerah pada kemeja dan jaket harus sama, sehingga ada kesatuan antara kemeja dan jaket.

Untuk kaos tipe V-neck lebih cocok untuk pria dengan area dada sempit karena kaos jenis ini bisa membuat dada terlihat lebih lebar dan lebar.

Lalu haruskah kemeja dimasukkan ke dalam celana? Secara garis besar tentu tidak, tetapi jika pria yang mengenakan seragam tertentu atau nilai budaya mengizinkannya, maka tidak ada salahnya memasukkan kaos ke dalam celana.

Untuk gaya maksimal, pria bisa mengambil referensi dari James Dean dan Marlon Brando dengan kaos putih, denim, dan boots. Jika Anda ingin menambahkan lapisan, maka kenakan jaket, kardigan, atau kemeja kotak-kotak bersama dengan celana jins dan pantofel gelap.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label